kali ini saya akan membahas tentang motor suzuki smash ,
Suzuki Smash, mendengar nama motor ini pasti inget dengan image “bodi kerupuk” atau “miss gear”. Bisa dibilang smash menjadi salah satu sebab alias biang kerok hancurnya image Suzuki sebagai penghasil motor unggulan. Ya, entah mungkin karena untuk menekan biaya produksi agar harga jualnya bisa murah agar bisa bersaing melawan invasi mocin waktu, Suzuki sepertinya mengurangi kualitas material di Suzuki Smash. Bodi yang rapuh dan mudah patah, serta masalah gigi loncat (miss gear) sudah cukup untuk menenggelamkan nama smash di tengah naiknya pamor Yamaha, dengan Jupiter-Z dan Vega-R nya. Di kancah road race pun, Smash yang menggantikan Suzuki Shogun 110 di kelas underbone 115cc tampaknya cukup kewalahan menghadapi ketangguhan Jupiter-Z Doni Tata dan Hokky. So, kini harga jual smash 110 turun begitu drastis hingga mungkin cukup dengan duit 2,5 juta aja sampeyan bisa bawa pulang sekennya dengan kondisi mbuhhh (Jakarta). Eittt, tapi meski Smash jadipenyumbang kehancuran image Suzuki, dulu di awal kemunculannya Smash pernah jadi idola lhoh untuk kelas bebek entry level.
Di daerah saya cukup banyak yang memilih smash sebagai motor keluarga, mungkin dengan alasan harganya yang waktu itu paling murah diantara brand Jepun lain dan dengan tampilannya yang cukup bagus. Puncaknya adalah ketika Suzuki memberikan sentuhan manis pada smash dengan varian Street Runner alias Smash SR di tahun 2004. Nah, ini dia yang mau saya bahas di artikel ini, adalah Suzuki Smash 110 SR yang saya anggap cukup fenomenal waktu itu. Smash SR hadir dengan penambahan stripping racing khas Suzuki, knalpot sporty dan velg cast wheel palang lima serta shock belakang kuning menyala cukup untuk mendongkrak penampilan smash yang sebenarnya biasa saja menjadi keren dan sporty.
Hadir pertama kali dengan 2 pilihan warna, yaitu merah hitam dan biru hitam, di tahun berikutnya nyusul pilihan warna lain kuning hitam dan oranye hitam Suzuki big5 edition. Seketika waktu itu Suzuki Smash SR booming, penampilannya yang sporty bak motor balap begitu eye catching di jalan. Meski secara performa mungkin bisa dibilang hampir sama dengan Smash versi SW, tapi ternyata tetep saja Smash SR punya daya pikat lebih dari versi biasa dengan harga lebih mahal. Bahkan jika dibanding dengan penampilan Smash SR generasi penerusnya yang muncul di tahun 2006 saya anggap masih kalah keren dari Smash SR pertama.
Spesifikasinya:
Model: Suzuki Smash Revo
Mesin: 4-stroke, SOHC, 1 cylinder
Kapasitas mesin: 109,1 cc (110)
Bore x stroke: 53,5 x 48,8 mm
Max. power: 9,7 hp @ 9000 rpm
Max. torsi: 1 kg-m @ 7000 rpm
Pendingin: udara
Karburator: Mikuni VM 18
Filter: elemen kertas
Pelumasan: SALCS (Suzuki Advanced Lubrication and Cooling System)
Transmisi: 4-speed (N-1-2-3-4-N) rotary
Kopling: basah, otomatis, PECS (Power Engagement Clutch System)
Rantai: 98 mata
Pengapian: Suzuki DC-CDI
Busi: NGK C6HS - ND U20FS-U
Battery/accu:` 12v-5Ah
Starter: electric dan kick
Dimensi:
Panjang x lebar x tinggi: 1915 x 655 x 1050 mm
Jarak as roda: 1333 mm
Jarak mesin ke tanah: 153 mm
Tinggi jok: 780 mm
Kapasitas olie mesin: 800 ml
Tangki bbm: 4,3 liter
Berat: 95 kg
Rangka: pipa segi empat, SSRF (Suzuki Single Rectangular Frame)
Suspensi :\
- depan: telescopic
- belakang: swing arm, double shock
Rem:
- depan: -cakram
-tromol
- belakang: tromol
Ban:
- depan: 60/100-17 33P
- belakang: 70/90-17 43P
Warna: blue-black, red-black, blue, black
Inilah Bukti Ketangguhan Suzuki Smash


Tidak ada komentar:
Posting Komentar